Semiotika

Saling Berbagi

Suatu ketika aku teringat dengan sebuah kutipan dari sebuah film yang mengisahkan tentang seorang pemuda mencari kebebasan. Kebebasan sejati dalam kecintaannya terhadap alam. Dalam perspektifnya, kehidupan ini tidak lebih dari sebuah kebohongan. Tentang pengakuan dan eksistensi yang sebenarnya tidak pernah nyata.

Untuk apa sebenarnya kita menghabiskan waktu yang lama dalam melanjutkan pendidikan jika tujuan sebenarnya adalah pengakuan dari masyarakat bahwa kita adalah seorang yang berpendidikan? Untuk apa kita berkarir jika yang kita lakukan hanyalah untuk nominal harga? Kenapa selalu ada profit yang melatarbelakangi setiap tindakan kita? dan tentu ketika semua kebaikan didasari oleh hal itu, maka yang kita dapat hanyalah kepalsuan.

Pengakuan dan eksistensi tidak pernah berlaku di alam liar. Sebuah tempat di mana tidak ada seseorang selain diri kita yang benar-benar sendiri. Menjadi diri sendiri. Bebas sebebas-bebasnya. Melakukan sesuatu hal tanpa harus takut dengan society system yang ada. Karena alam adalah bagian dari diri kita. Di sinilah kita dapat menemukan setiap kebenaran yang terselimuti oleh pesona keindahan karya Sang Pencipta.

“Happiness is Real only When Shared” — Christopher McCandless

Namun sayang di akhir cerita, pemuda ini harus mati dalam kesendirian. Dan kisahnya terbagi melalui catatan perjalanannya yang ditemukan oleh pemburu rusa ditengah rimba. Dan menurutku, pemuda tersebut tentu akan merasa sangat bahagia jika ia sendiri yang menceritakan petualangannya kepada orang-orang yang dicintainya.

Categories: Uncategorized

Jangkar Berkarat » « Berbicara Politik

4 Comments

  1. Pas nonton ini ngiri juga sama Christopher, bisa ga ya saya seberani dia?
    Film soal idealisme, materialisme, sama sistem sosial yg saya suka lainnya ya Fight Club.

Tinggalkan Balasan

Email Kamu Ga Bakal di Publikasikan.

*

Copyright © 2017 Semiotika

Theme by Anders NorenUp ↑