Semiotika

Pantang Mundur

Dalam permainan catur, terdapat sekelompok bidak yang tidak begitu spesial. Bidak itu bernama Pion. Ia kecil dan bukan satu-satunya. Tujuan hidupnya hanya satu, maju ke depan. Ia tidak bisa bersiasat sebagaimana bidak lainnya. Di satu sisi, ia tidak begitu diperhitungkan. Namun siapa yang mengira jika bidak kecil ini sangat diperhitungkan bagi para pemenang.

Continue reading

Jessica Veranda

Pulau Kalimantan adalah rumah bagi rimba-rimba yang terbentuk berabad lalu. Dimana spesies-spesies endemik hidup dibawah naungannya. Pongo Pygmaeus yang gemar hidup  berkoloni dan kini tengah sibuk memakan pepaya rampasannya dengan cepat adalah salah satu dari spesies tersebut. Sebagai mamalia yang secara fisiologis paling dekat dengan manusia, seharusnya ia beradab.
Continue reading

Emansipasi Kartini

Berbicara mengenai Kartini, rupanya saya jadi teringat dengan seorang teman mahasiswi semasa perkuliahan. Kami memang tidak begitu dekat. Di suatu sore menjelang wisuda, kami sempat berbagi cerita.

Continue reading

Memaknai Gendam

Ada yang bilang kalau gendam itu adalah sebuah ilmu hitam yang bisa mempengaruhi pikiran korbannya.  Misalnya dari mitos yang pernah dikatakan oleh Mbah Jenar dalam situs pribadinya, beliau menyatakan kalau asal muasal ilmu gendam itu sebenarnya dimulai dari kisah pewayangan dewi kunti yang diberi ajian gendam oleh gurunya. jika mantra di rapal, siapapun orang yang dikehendaki, bahkan dewa pun dapat di panggil ke hadapan si pemilik ilmu gendam.

Continue reading

Penumpang Gelap

Dulu sih pernah berpikir yang namanya potensi itu harusnya diasah semaksimal mungkin. Soalnya, di jaman yang rasanya semakin kompetitif ini orang-orang pastinya saling berlomba-lomba nunjukin kemampuannya masing-masing. Aku hebat ini loh, aku hebat itu loh. Jadi sekarang malah aneh kalau misalnya ada orang yang malah nyembunyiin potensi yang dia punya.

Continue reading

« Tulisan lama

Copyright © 2016 Semiotika

Theme by Anders NorenUp ↑